Hmm,,ini nih yang terbaru di FISIP UB 2009. Ga baru-baru juga sih. Baru kedengaran lagi maksudnya. Hohoho.
Berita yang lagi update sekarang, ternyata yang punya SE bukan Cuma anak Fakultas Ekonomi aja lho ! FISIP juga punya SE! baru tahu kann… ahh, ga seru deh. Masa’ dulu2 ga pernah denger SE-nya FISIP?? Padahal dulu sukses berat acaranya. Gini deh, saya dijelasin dikit. SE ini beda pengertiannya di masing2 Fakultas. Kalo di :
Fakutas Ekonomi, SE merupakan gelar yang didapatkan bagi lulusan FE yang bergelar Sarjana atau setara S1. Misal, Ali Marzuki, S.E. (sapa tuh orang..hho.)
Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, SE adalah singkatan dari Studi Ekskursi. Jajanan apalagi itu ?? SE FISIP merupakan kegiatan mirip studi banding, yang ditujukan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan tentang bidang kerja yang bakal digeluti selepas kuliah nanti. Jadi mahasiswa bakal kebuka pikirannya tentang betapa sulitnya bekerja, dan peminatan apa yang seharusnya akan diambil sesuai dengan keahliannya saat ada konsentrasi peminatan di fakultas nanti.
Tahun ini di FISIP denger2 ada 2 jurusan yang bakal berangkat SE. Prodi Politik dan Prodi Ilmu Komunikasi. Nah yang kedua nih jurusan kebanggaan saya. Dan saya yakini bakal akan berangkat. Dengan adanya TIM PENYELENGGARA yang kompak. Saya yakin ini akan berjalan lancer,,amienn !
Untuk jurusan Ilmu Komunikasi direncanakan akan berangkat ke Jakarta. Berangkat ke 3 perusahaan, selama 5 hari, yang mana masing2 perusahaan ada 1 spesialisasi peminatan anak komunikasi. 1 perusahaan KOMMAS (Komunikasi Massa), 1 KOMBIS (Komunikasi Bisnis) dan 1 P.R (Public Relation). Dengan harapan temen2 komunikasi bisa mengambil peminatan sesuai dengan keahliannya. Dan ga Cuma ikut2an temennya aja. Dan harapan kedua, angkatan 2009 bisa menjadi lulusan yang ga Cuma bisa lulus aja. Tapi lulus dengan nilai yang baik dan mendapatkan pekerjaan sesuai peminatannya tadi.
Pendaftaran udah dibuka kok temen2 !! Kalo bener2 pengen ikut hubungi panitia yang bersangkutan aja yaa?? Biar kita bisa sama2 lulusnya.
Chayyou SE Komunikasi ’09 !!
Produk anti jamur yang sudah melejit namanya di televisi-televisi kesayangan kita ini memang sudah terbukti khasiatnya di tangan para penggunanya. Tidak cuma artis saja yang suka memakai produk ini (sok tahu deh,, emang artis pernah jamuran yaa???hehe) awam pun suka menggunakannya rutin hampir setiap hari.
Canesten akan setia setiap saat (jargonnya apa hayoo..) menemani pemilik, dimanapun dia berada. Ga tanggung-tanggung, di tempat kerjanya pun, dia bakal pakai walau harus sembunyi kura. Dimana ada yang lowong, pasti dia menggunakan hingga rata. Itulah tetangga saya dulu. Sebut saja si ‘R’. ga enak kalo dia tiba2 baca blog ini. .
Kalo tempat kerjanya di kantor mah kapanpun bisa pake. Lha ini kerjanya di supermarket bagian yang jaga gituu. Apa sih namanya Waiters yaa?? Ya itulah.. bisa dibayangkan bagaimana dia bisa menggunakan produk itu saat kerja dan berhadapan dengan pelanggan?? Apakah sulit??? Owh,, tentu tidak bagi dia yang memang udah expert dibidang pengolesan krim. Kenapa mudah? Karena dia bekerja di stan kecantikan. Jadi, dia bisa menggunakan kapanpun dia mau. Kok bisa?? Kan dia bekerja dibelakang etalase (baca: lemari yang kaca itu lhoo..) otomatis ga bakal kelihatan ama orang diluar etalase.
Sekitar satu bulan lebih dia rutin pake Canesten, dan hasilnya, kulitnya berhasil kembali seperti semula. Karena keberhasilan yang luar biasa ini dia promosi Canesten ke orang” yang merasa membutuhkan. Entahlah.. mungkin sampai sekarang dia jadi promotor. Sudah lama saya tak bertemu. Apakah anda juga butuh???
Ehh, saya ga promo lho yaa..saya hanya menceritakan apa yang memang terjadi. Perlu diingat saya tidak jamuran. Dan Bagi yang merasa jamuran dan pengguna Canesten harmoniously, bersemangatlah. Anda akan sehat dengan produk ini. Kalau anda merasa bacaan ini menyindir anda, sebaiknya jangan dibaca. Beres toh. Hehe. Saya mendukung lho demi kesehatan anda semua! Kalau anda masih kurang yakin, pakailah motto tetangga saya ini. KONSISTEN DENGAN CANESTEN !!
Anda tahu starwars? Film fantastis yang merebut hati ratusan manusia untuk menontonnya?? Pasti tahu lah…siapa sih yang ga tahu film tentang perang bintang yang satu ini. Saya yakin anda semua pasti tahu. Tapi ada yang baru nih tentang jenis perang. Bener sih ini ga sekeren dan se-ekstrim Starwars, namun lebih heboh daripada gayanya olga saputra manggung (apa hubungannya yaaa?? -.-“ )
Yup ! seperti judul diatas. Perang ini bernama perang KUMAN, bukan kuman yang berbentuk sangat mungil itu. Kuman disini merupakan singkatan yang mungkin terlalu jayus kalau saya jabarkan. Kuman saya berarti KUcing dan MANusia. Jayus kann?? Memang. Kan saya udah bilang sebelumnya.
Oke ! sejujurnya ada sejarahnya tentang KUMAN yang tidak bisa membelah diri seperti kuman lainnya ini. Beginiii ceritanya ..
3 hari yang lalu di dekat rumah, terdapat seekor kucing yang akan melahirkan anaknya. Nah, karena si kucing terbiasa tidur di atap rumah kami sekeluarga, akhirnya secara ga langsung si kucing nyaman dengan tempat kami itu. Sejujurnya kami tidak begitu tahu detailnya. Tiba-tiba saja si kucing sudah melahirkan anak-anaknya. Dan menimbulkan kegemparan dirumah. Kucing yang baru saja melahirkan akan membawa kutu kucing yang banyaknya rruuuaaarrr biasa. Dan jika ada yang terkena kutu kucing itu, katanya nih gatalnya bisa sampe merasuk ke tulang kita. Dan info yang udah umum, kebanyakan wanita yang suka memelihara kucing, sulit memiliki keturunan. Wew ! karena itulah keluarga saya benar-benar antisipatmi sekali dengan hal ini.
Tadi pagi, setelah semua orang rumah berangkat menunaikan kewajiban masing-masing, mama dan saya bertempur secara gerilya mengusir kucing yang ada diatas atap. Dengan beralatkan sapu lidi+obat nyamuk spray (mama) dan Sapu ijuk Lusuh (saya), kami berperang hingga titik keringat terakhir. Mama naik ke atas loteng menyemprot satu kawasan loteng, lari kesana kemari, naik turun tangga, Tampar sana-sini, pull up naik turun dan keliling lapangan 50x (heyaa..lebay dahh) sampai akhirnya ditemukan si induk kucing. Melayanglah sapu lidi mama tadi, tabok kanan tabok kiri, berusaha supaya si kucing pergi ke bawah. Eh, yang diharapkan ga jalan. Si induk malah muterin tuh loteng. Mepet tembok, lari lagi mepet kayu, lompat ke atap rumah kayak pesulap yang pura-pura hilang. Padahal nyangkut di genteng. Zzz,, Setelah lari ke bawah, dia sembunyi di bawah meja makan yang mepet ke tembok. Lari lagi dia ke belakang mesin cuci. Lari kesana sini mungkin membuat dia capek, akhirnya dia ngacir keluar rumah. Dan kami renang keringat. Huft. Begitu saja…
Mungkin temen-temen ngerasa ga penting banget sih perang KUMAN..
Jika anda salah satu yang berfikir seperti itu, anda berarti perlu merasakan olahraga bersama induk kucing yang baru saja melahirkan, bersama kutu-kutunya yang jumlahnya ratusan. (jadi inget iklan salah satu iklan wafer. “berapa lapis??? Ratusann) seperti itu lah kurang lebih.
Sebagai manusia, kita diwajibkan untuk selalu belajar dari pengalaman yang pernah terjadi pada kita, atau pengalaman orang lain yang kita tahu. Dengan harapan, kita bisa mengikuti jejak pengalaman baik, dan memperbaiki pengalaman buruk. Hal inilah yang terkadang terlupa dari ingatan manusia . Belajar dari pengalaman.
Pada saat saya sedang duduk di bangku SMA, saya iri sekali dengan kawan2 saya yang sudah diijinkan menggunakan kendaraan sendiri. Sedangkan saya? Boro-boro naik kendaraan, uang saku aja ga ada (itu dulu,,). Tiap hari rasanya Bete melulu kalau inget2 hal ini. Selepas SMA, saya mendapat ijin memakai kendaraan, meskipun bukan ijin dari kepolisian (belum ada sim maksudnya, hehe). Belum lama saya boleh memakai kendaraan, sepupu saya yang masih SMA dan sudah diperbolehkan membawa kendaraan sendiri oleh oetunya, kecelakaan. Saya berpikir sekali lagi, dulu mama pernah bilang, emosi remaja itu masih labil. Mama ga yakin saya bisa mengontrol emosi saya waktu di jalan raya. Untuk itulah tidak boleh membawa kendaraan pada saat SMA.
Ada kejadian yang sama, kemarin tante saya mengendarai motor selepas jam pulang kantor. Di perjalanan pulang, ia ditabrak (mungkin tepatnya tidak sengaja tertabrak) siswa SMK yang mengendarai motor dengan ugal-ugalan. Tante terjatuh, dan sampe sekarang masih di UGD. Kalau yang patah tulang tangan atau kaki, masih bisa dibantu oleh sangkal putung (orang yang ahli mengobati tulang2 yang salah letaknya). Nah ini, tengkorak yang patah, bagaimana bisa diperbaiki??? Dan saya tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya…
Saya jadi ingat kejadian kelas 4 SD, dimana saya hanya hidup satu tahun saja seumur hidup dengan ibu yang sangat saya cintai . ibu saya akan mengambil ijasah kakak perempuan saya yang baru lulus dari SMP. Karena tempat dinas ibu saya jauh dari kendaraan umum, dan ibu pun tidak bisa mengendarai motor, akhirnya ibu naik ojek. Di tengah macetnya jalan di dekat jurang, bang ojek berusaha menyelip truk2 besar yang juga ikut nimbrung diantara keramaian. Tidak sengaja, motor bang ojek dicium bagian kanan truk double. Tak ada yang menyangka bahwa ciuman truk bisa membawa maut. Ibu saya jatuh dan meninggal seketika. Sebagai seorang anak kecil yang tidak tahu apa2. Hanya bisa pasrah dengan apa yang terjadi .
Seperti judul diatas, tidak ada seorang pun yang tahu kapan maut itu datang. Saya hanya bersaran ke teman2, berhati-hatilah di jalan raya. Tidak sedikit yang mempunyai kejadian yang mirip dengan yang pernah saya alami. Semua kembali ke anda masing2, hal utama yang mungkin perlu diingat adalah hanya tuhan yang maha mengetahui apa yang akan terjadi.
Hari ini saya sudah spanneng sekali memikirkan hal ini. Belum saatnya mungkin saya memikirkan tujuan hidup saya secara detail. Tapi saya piker, tidak ada salahnya saya berangan-angan dan memimpikannya. Impian saya saya ingin menjadii…apa yaa?
Jauh di lubuk hati terdalam saya menyimpan banyak sekali impian (Cieehh,,sok multitalent dahh..hehehe). impian saya adalah menjadi entertainer. Entah di sub bidang mana saya juga kurang tahu. Mencoba menerka apa yang menjadi keahlian saya. Saya pun mencoba banyak bidang (untuk sementara ini masi sedikit, biar keren aja ditulis ‘banyak bidang’ :D). satu diantaranya jadi MC. Bukan barang baru mungkin, bahkan udah bejibun manusia jaman sekarang yang pinter ngemsi . itu kata hati saya. Mungkin temen2 ada yang bertanya,”udah tahu kalo itu pasaran, kok dilanjutin?” yaa,,namanya juga belajar, kalo dipikir2 sih, style orang kan beda2 bagaimana cara pembawaan orang tersebut juga berbeda. Karena yakin saya mempunyai gaya yang beda juga, saya bertahan deh.
Pernah juga ikutan syuting acara FTV di anteve. Syutingnya sih di Kota Malang aja. Tapi capeknya setengah push up. Masa’ Cuma jadi figuran aja harus syuting mulai pagi (ceritanya bolos sekolah nih, setengah tujuh berangkat) ampe tengah malem baru pulang (jm 12 malem masih ngelintasi sawah,,ckck). Dan benar2 ngerasa ga ada harganya. Mungkin ini memang bukan jalan sayaaa.. Sebenernya kemaren2 ada juga sih tawaran jadi announcer di 2 stasiun radio kota malang sekaligus. Huwwaaa..saya pengennn..! tapi ga pede dengan diri saya . jadi bingung saya -.-“,, nah, senin ini di Surabaya ada audisi buat jadi presenter TVone ! saya ngiler lagii dahh.. tapi kata mama, saya harus instrospeksi dulu kemampuan saya. Sayang kan kalo misalnya udah disana jatuh mental gara2 cuma belibet ngomongnya (mungkin ada yang belum tahu kadang2 saya mirip artis Lawak ‘azis gagap’ ..ZzzZZz). Sadar diri dekk,,kata mamah. (baiklah saya akan belajar lagi..)
Well, saya mungkin datang hanya untuk menyaksikan apa yang terjadi di TKP audisi. Minimal tau sikon lahh gimana sih suasana audisi jadi presenter.. ada apa disana, sama siapa, dan harus berbuat apa,, saya belum tahu juga. Noh kann,, jadi bingung sebenernya saya pantes di bidang mana??? Mau jadi apa nanti?? Apa sebaiknya saya jalani dulu apa adanya yaa? Atau naybutin rumput tetangga dulu biar dapet ide?? Hmm,
Seberapa sering anda berpikir bahwa anda merasa sendiri dan kesepian? merasa Tidak ada teman yang mau join bersama, atau keluarga/saudara serasa nun jauh disana? Dan apakah memang begitu kenyataannya?? Sebagai manusia seperti biasa pun saya pernah berpikir seperti itu. Saya benar2 kesepian. all alone kata orang Jawa. Lho Jawa?!
Lalu, apakah yang anda lakukan jika anda merasa seperti itu? Mematung, berdiam diri? Menjalani hobby anda? Atau menari hulahup diatas genteng rumah, biar diliatin anak monyet depan rumah? :D
Kalo saya pribadi, hal pertama yang saya lakukan mencoba instrospeksi diri, apakah saya punya salah ke teman2 atau saudara saya. Ini dulu yang saya lakukan dulu pada awalnya. Pikir, pikir, pikir, dan terus berpikir membuat saya di opname di RSU gara-gara kena serangan penyakit Hidrosefalus dadakan (engga lhaa…!) yang jelas saya tidak mendapatkan apa2 setelah bertapa sekian lamanya. Nothing.
Akhirnya saya menjalani hari-hari seperti biasa walaupun ada keganjilan disekitar saya. Suatu saat saya tidak sengaja mendengar ada beberapa orang yang sedang membicarakan sesuatu. Dan nama saya pun terpanggil. Feeling saya pun bergerak cepat menangkap sinyal bahwa akan terjadi sesuatu. Ternyata Celana dalam saya melorot ! (apa hubungannya yaaa -.-“ hehe) dalam percakapan itu saya menjadi salah satu tersangka suatu masalah. Dengan pelan, saya bergerilya mencari info tentang masalah apa. Dan saya tahu masalah itu, duduk permasalahan itu karena perbedaan sudut pandang antar teman. Tak perlu saya ceritakan masalahnya. Intinya saya seperti buah simalakama, dimakan saya kenyang ga dimakan mubadzir. Hehehe
Saya stress karena merasa kesepian. pihak A meninggalkan saya, meskipun saya sudah minta maaf. Pihak B bersikap seolah tidak ada apa2. Hmm,,capek banget batin merasakan seperti ini. Saya hanya pasrah menerima apa yang terjadi dengan perasaan kacau balau saat itu. Suatu ketika di kelas psikologi membahas tentang motivasi. Saya konsultasi kepada dosen tentang hal ini dengan mengumpamakan teman saya sebagai saya. Di kelas tersebut saya seperti diberi pencerahan oleh Tuhan. Kalimat inti yang bisa saya ambil sarinya dari bu Dosen,“anda tidak akan pernah bisa merasakan bahwa anda hidup, jika anda tidak pernah bersalah. Berbanggalah jika anda pernah dijauhi oleh teman anda. Masih banyak celaan yang bakal anda terima di masyarakat nanti. Masalah jangan dijadikan beban, namun itu adalah tanda bahwa teman2 sayang kepada anda. Tetaplah jadi diri anda sendiri. Jangan pernah men-judge bahwa anda buruk. Tidak ada yang berhak merubah sifat dan ciri khas anda bahkan orang tua anda sendiri!“ begitulah kurang lebih.
Setelah sadar bahwa memang inilah diri saya, tidak semua orang bisa menerima sifat buruk saya. Tidak semua orang bisa memaafkan saya. Dan yang saya yakini, tidak mungkin semua orang akan benci kepada kita. Entah benci atau suka itulah kenyataan. Saya hanya ingin menghargai diri saya sendiri. Anda boleh tahu harga saya, saya Rp 60.000,- /potong (hahaha . emang daging sapiii !!) saya jadi ingat, setelah mendapat anugrah tadi, saya terinspirasi oleh lagunya Vierra yang berjudul Manusia. Begini Lirik lagunya :
Mungkin aku bersalah
Mungkin aku berdosa
Mungkin ini takdirku
Tuk menempuh semua
Reff : dann,, aku hanyalah manusia, bisa bersalah dan menyakiti
Aku hanyalah manusia, tak seperti tuhan yang sempurna
Ku terlalu berharap
Ku terlalu meminta
Ku terlalu mencoba
Tuk melangkahinya
(Reff)
Jika anda belum punya liriknya? Ambil aja. Gratis kok! :P
Yaaa..mungkin begitulah curhatan saya hari ini. Semoga temen2 juga ada yang bisa terinspirasi dari kata2 dosen saya tadi. Terima kasih ibu Sumi’. I’ll always remember your passage (lagi keminggris sayaa..ga tau deh bener atau salah, hehe . )
Buat OOPPPS ! ma UFIS , salam dari saya We’re UNIQUE !! Be yourself Palz ! :D


Sabtu, 27 Februari 2010



